|  |
Kelas Karyawan ~ S1, D3, S2 |
| ◇ | Dosen atau tenaga edukatif di Program Kelas Karyawan (Hybrid) yaitu dosen yg kompeten (profesional) dalam bidang keilmuannya. | | ◇ | Lulusan Program Kelas Karyawan (Hybrid) diberi pembekalan ilmu pengetahuan, etika akademik dan profesi, kesanggupan serta keterampilan utk mengelola tim/organisasi secara komprehensif pada bidang yg disesuaikan dgn bidang keilmuannya; kesanggupan bekerjasama di dlm tim, kesanggupan memahami ilmu pengetahuan terhadap etika, kesanggupan memahami ilmu berdasarkan bidang keilmuannya, juga diberi pembekalan kesanggupan utk menerapkan teknologi informasi dan komunikasi utk kebutuhannya. | | ◇ | Seluruh konsentrasi/peminatan di Kelas Karyawan (Hybrid), tidak ada ujian negara (menyerupai PTN). | | ◇ | Lulusan dan mhs Kelas Karyawan (Hybrid) maupun Program Kuliah Reguler Pagi mendapatkan status, hak, ijazah, mutu, serta gelar yg SAMA. | | ◇ | Dgn melalui tata cara tertentu, bila mahasiswa/i kelas karyawan (hybrid) yg sudah berkarir menerima kerja lembur, atau kerja dgn sistem shift, atau tugas ke luar kota/negeri, mahasiswa/i tersebut diizinkan tidak hadir di perkuliahan dalam beberapa pertemuan. | | ◇ | Terpercaya dan terbaik dalam rangka pelaksanaan Kelas Karyawan (Hybrid), karena sudah menyandang dua ketentuan / persyaratan penting pelaksanaan program ini, adalah :
- Dilaksanakan berdasarkan norma dan kaidah akademik (berdasarkan seluruh aturan perundangan yg sedang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)).
- Dilaksanakan berdasarkan seluruh yg dibutuhkan dunia karir.
| | ◇ | Fasilitas kuliah formalnya lengkap, terdiri dari serbaneka laboratorium (lengkap), studio, bengkel, tempat ibadah, sarana olah raga, computer centre, kerjasama dengan perusahaan/instansi, dan sebagainya. | | ◇ | Kompetensi lulusannya dlm menangani tiap masalah, ahli mengungkap struktur dan inti problematik dan menetapkan prioritas tahapan-tahapan pemecahan jawabannya; mengetahui serta dapat menerapkan kegunaan teknologi informasi; bisa menerapkan ilmu; cakap dan terampil berdasarkan bidang keilmuannya; dapat memperoleh menganalisa dan penyelesaian masalah secara logika, menerapkan data/informasi yg disediakan; bisa menggunakan konsep-konsep utk menerangkan hal-hal yg tidak/kurang jelas; ahli mandiri di dlm pekerjaan serta berupaya. | | ◇ | Diadakan oleh Perguruan Tinggi Terbaik yg selain sudah TERAKREDITASI juga mempunyai jaringan yg luas di dunia karir. Biarpun demikian mempunyai mutu terbaik, masing-masing PTS ini tetap mempunyai Komitmen Sosial dlm membantu masyarakat paling utama dlm membayar biaya studi. Salah satu caranya adalah dengan membuat biaya studi bisa diangsur setiap bulan disesuaikan dengan kemampuan mahasiswa/i. | | ◇ | Lulusan Program S1, D3 dan S2 Kelas Karyawan (Hybrid) ditargetkan utk menjadi Sarjana (S1), Ahli Madya (D3) atau Magister/Master (S2) disesuaikan dengan dengan jurusannya, yg bisa memajukan kemahirannya dgn bekal pengetahuan, teknologi, dan seni, agar ahli memperoleh menganalisa dan penyelesaian problematik juga meningkatkan ilmunya. | | ◇ | Seluruh beasiswa utk mhs kelas karyawan (hybrid) yg benar-benar menginginkannya serta memperoleh keterbatasan uang (finansial). | | ◇ | Lulusan Program S1, D3 dan S2 Kelas Karyawan (Hybrid) juga ahli aktif berperan-serta pada kelompok kerja; ahli berkomunikasi dgn para pakar pada bidang ilmu lainnya dan menerapkan bantuan mereka; ahli menerapkan secara efektif sumber-sumber daya yg ada; ahli memulai rintisan pembentukan unit wiraswasta disesuaikan dgn bidang keilmuannya, ahli mengikuti perkembangan baru di bidang keilmuannya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti jurusan di tingkat lebih lanjut. | | ◇ | Kurikulum program kelas karyawan (hybrid) dan proses belajar-mengajarnya didesain sedemikian rupa menggunakan Sistem Kredit Semester yg dilaksanakan dgn kompeten dan sangat cocok bagi karyawan, agar mhs kelas karyawan (hybrid) yg sibuk kerja tetap dapat menuntaskan studi tepat waktu. | | ◇ | Lulusan Kelas Karyawan (Hybrid) mendapatkan kesanggupan penguasaan teori yg kuat juga penerapannya, serta kesanggupan profesional dan cara pandang yg komprehensif; memajukan sikap mental kompeten (profesional) yg berorientasi pada penanganan jawaban masalah bertumpu alur berpikir-sistem; ahli meningkatkan kajian-kajian teoritis konsepsional mutakhir; mempunyai kesanggupan melakukan pelbagai penelitian dasar maupun terapan. |
| |
|